WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Final Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu 13 Juli 2025, menghadirkan duel maut antara Oxford United vs Port FC dua tim luar negeri yang jadi finalis debutan di turnamen pramusim Indonesia. Oxford langsung memimpin lewat gol cepat Mark Harris di menit ke‑7. Statistik pertandingan pun seru abis: dominasi bola Oxford 59%-41%, shots on target imbang 4-4, dan duel disiplin dengan 12 foul untuk Oxford dan 13 untuk Port.
Port FC makin on fire jelang babak pertama usai. Teerasak Poeiphimai sukses bikin kedudukan jadi 1-1 di menit 44 lewat sontekan jarak jauh aksi yang bikin penonton berdiri, karena bola melayang mulus ke sudut gawang. Skor imbang ini jadi sorotan utama sebelum jeda, memberikan momentum positif buat Port FC buat bikin comeback setelah kalah telak statistik di awal laga.
Hujan deras mulai mengguyur jalannya match di awal babak kedua. Tiga menit usai kickoff, Brayan Perea mencetak gol penting (48’) gol yang bikin Port FC balik unggul!. Tapi drama belum usai: Tanaboon Kesarat dari Port FC diusir wasit menit 53 gara-gara tekel keras, sehingga Port FC hanya main 10 pemain sejak itu. Sempat ada jeda hampir 20 menit karena wasit meninjau kondisi lapangan, tapi Port FC berhasil bertahan and seal the deal.
Meski cuma 10 lawan 11, Port FC kokoh menjaga keunggulan 2-1 hingga peluit panjang. Ini membuat mereka jadi tim asing pertama yang pernah juara Piala Presiden. Kemenangan ini bukan hanya comeback spektakuler, tapi juga membuktikan kekompakan tim saat diuji kartu merah, cuaca, dan tekanan pertandingan final. Port FC menunjukkan spirit juara yang bikin bangga, terutama buat skuat pendatang baru di Indonesia.







