WARTABANJAR.COM – Bansos, atau bantuan sosial, sejatinya dirancang sebagai penopang harapan. Diberikan kepada mereka yang kesulitan, yang butuh uluran tangan negara untuk bertahan hidup. Tapi temuan terbaru dari PPATK sungguh membuat hati miris, diketahui sekitar 500 ribu penerima bansos diduga justru menggunakannya untuk berjudi online.
Ya, Anda tidak salah dengar. Data dari satu bank yang dicocokkan PPATK menunjukkan bahwa ratusan ribu NIK penerima bantuan terlibat dalam transaksi judi daring. Nilainya bukan main, mendekati Rp1 triliun. Dana yang seharusnya untuk kebutuhan pokok, justru mengalir ke meja judi digital.(vri/berbagai sumber)
VIDEO – PARAH! Dapat Bansos Malah Main Judi, Transaksinya Tembus Rp1 Triliun!

