“Ibu Wali Kota menghendaki agar fokus kegiatan diarahkan ke masyarakat terlebih dahulu. Itulah yang sedang kita lakukan,” ungkapnya.
Meski demikian, pembangunan rumah dinas tetap dianggap sebagai hal penting dan tidak dikesampingkan sepenuhnya. Kanafi menyebut, kondisi rumah dinas saat ini sudah kurang layak dan tidak ideal karena berada tepat di depan arus lalu lintas utama kota.
“Sebenarnya tetap prioritas, karena rumah dinas yang layak sangat diperlukan. Namun melihat kondisi sekarang, kita memilih untuk menundanya dan mendahulukan program yang lebih mendesak bagi masyarakat,” jelasnya.
Terkait kemungkinan pembangunan di masa mendatang, Pemkot Banjarbaru belum memutuskan secara pasti. Lokasi yang sempat direncanakan di bekas kantor Disdukcapil juga belum menjadi keputusan final.
“Kemungkinan akan dilakukan lagi, entah dengan desain yang sama atau berbeda. Nanti akan dibahas lebih lanjut bersama Ibu Wali Kota,” pungkas Kanafi. (IKhsan)
Editor Restu







