17 SMP di Banjarmasin Krisis Pendaftar, DPRD Desak Evaluasi Total Sistem Penerimaan Siswa

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Minimnya jumlah pendaftar di 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Banjarmasin kembali menjadi sorotan. Fenomena ini terjadi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini dan disebut-sebut bukan yang pertama kali terjadi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menegaskan bahwa persoalan ini perlu ditangani secara serius karena terus berulang setiap tahun ajaran baru.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membahas masalah ini,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, permasalahan utama yang memicu ketimpangan ini adalah masih kuatnya persepsi masyarakat terhadap sekolah unggulan atau favorit, sehingga pendaftar menumpuk di sekolah tertentu saja.

BACA JUGA:Video Siswa Tenggelam Usai Kelotok Terbalik di Desa Jangkang Baru Kalteng Viral

“Stigma sekolah favorit harus segera dihapuskan. Semua sekolah negeri seharusnya diperlakukan sama dan mendapat perhatian yang merata,” tegas Neli.

Ia juga menambahkan bahwa sistem SPMB perlu dievaluasi menyeluruh. Jika perlu, dilakukan validasi ulang data demi pemerataan siswa di seluruh sekolah.