WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kemenangan gemilang Raharjati Nursamsa dan Desak Made Rita Kusuma Dewi di ajang IFSC Climbing World Cup 2025 seri Krakow, Polandia, menjadi suntikan semangat besar bagi kontingen panjat tebing Indonesia dalam menyongsong Olimpiade Paris 2024.
Dua medali emas yang diraih dari nomor speed putra dan putri itu membuktikan bahwa Indonesia bukan hanya ikut serta, tapi benar-benar siap bersaing di level tertinggi dunia.
Bukti Kesiapan Menuju Paris
Kejuaraan dunia panjat tebing di Krakow menjadi salah satu barometer kekuatan para atlet menjelang pesta olahraga terbesar sejagat di Paris. Dengan tampil dominan, Raharjati dan Desak menunjukkan bahwa mereka adalah kandidat kuat perebut medali di Olimpiade.
“Emas ini bukan akhir, tapi awal pembuktian bahwa kami siap bersaing di Olimpiade,” ujar Desak Made usai laga, dikutip dari laman IFSC.
Peta Kekuatan Bergeser, Indonesia Diwaspadai
Keberhasilan atlet Merah Putih mematahkan dominasi tradisional dari Tiongkok, Prancis, dan Italia dalam kategori speed, membuat Indonesia kini mulai diperhitungkan sebagai poros baru panjat tebing dunia.
Pelatih timnas, Fajri Ardiansyah, menyebut hasil ini sebagai modal mental luar biasa menjelang Paris.
“Secara teknis, kami sudah siap. Tapi kemenangan ini penting untuk membentuk keyakinan bahwa kita bisa berdiri sejajar dengan yang terbaik,” ungkapnya.







