Gubernur Kalsel Jalani Pemeriksaan DSA di RSUD Ulin Banjarmasin

“Gejala seperti kelemahan separuh tubuh, sakit kepala berat yang tidak membaik, kejang pada usia dewasa, atau ditemukannya gejala-gejala gangguan saraf lainnya yang belum jelas penyebabnya, menjadi alasan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. DSA otak/DSA serebral merupakan gold standar pemeriksaan kelainan pada pembuluh darah Otak,” tambahnya.

Selain DSA otak, Gubernur juga menjalani pemeriksaan coronary angiografi, sebuah tindakan untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung. Pemeriksaan ini dipimpin oleh dr. Teguh Wahyu Purnomo, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.JP).

“Tindakan ini dilakukan bila ada indikasi, misalnya nyeri dada yang khas atau hasil treadmill/CT scan yang menunjukkan potensi penyakit jantung koroner,” jelas dr. Teguh.

Menurutnya, Coronary angiografi merupakan gold standard untuk mendeteksi adanya penyempitan atau sumbatan di arteri koroner. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi jantung Gubernur dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kelainan serius.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan sesuai harapan. Ini juga membuktikan bahwa RSUD Ulin memiliki kemampuan dan fasilitas untuk melakukan tindakan-tindakan medis tingkat lanjut,” ujar dr. Teguh.

Pemeriksaan kesehatan yang dijalani Gubernur bukan hanya langkah pribadi dalam menjaga kondisi tubuh, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap layanan kesehatan dalam negeri.Dengan menjalani tindakan di rumah sakit daerah, Gubernur menunjukkan bahwa RSUD Ulin mampu memberikan layanan medis yang berkualitas, modern, dan profesional.

Prosedur-prosedur seperti DSA dan angiografi kini menjadi layanan rutin di RSUD Ulin, yang didukung oleh tenaga ahli tersertifikasi dan peralatan medis terkini. Ini menjadikan RSUD Ulin sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Selatan dan kawasan sekitarnya. (MC Kalsel)

Editor Restu