Rektor ULM Ternyata Miliki Lahan Jagung dan Kopi, Gubernur Kalsel Langsung Panen

“Tanaman jagung ini bukan untuk dibakar ya, tapi direbus. Kalau bahasa Banjarnya itu dijarang, ternyata kita rasakan masakan bubur jagungnya juga enak,” puji Gubernur H. Muhidin tersenyum.

Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin menilai langkah Rektor ULM ini patut dicontoh bagi masyarakat yang memiliki lahannya, bahkan pun Kapolda Kalsel juga telah melakukan penanaman di lahan rawa dapat tumbuh dengan baik.

Sementara itu, Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri menyampaikan bahwa upaya ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Kalsel dalam rangka ketahanan pangan. Sebagaimana telah dilakukan oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ULM Banjarmasin dengan Polda Kalimantan Selatan, pihaknya terus mendorong komoditas jagung.

“Paling tidak ini untuk memotivasi masyarakat Kalsel dalam rangka ketahanan pangan Nasional. Antaranya pengembangan komoditas jagung di lahan basah, kemudian ada juga di bidang peternakan. Bekerjasama ULM dengan Polda Kalsel yang selama ini sudah ada hasilnya di momentum Idul Adha kemarin dijual sebanyak 50 ekor sapi,” terang Rektor ULM.

Menurut Prof. Ahmad Alim Bahri, langkah ini juga untuk meringankan UKT para mahasiswa ULM yang selama ini kesusahan membayar uang kuliahnya. Lantas, ia menamainya dengan sebutan Kebun Pendidikan.

Adapun, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengapresiasi upaya Rektor ULM dalam mengimplementasikan lahan miliknya untuk mendorong ketahanan pangan di Banua.

“Dan kopinya sudah berbuah ini, serta jagung ketan telah tumbuh di area milik Pak Rektor. Bisa menjadi contoh buat kita ikuti bersama dalam menanam,” pungkasnya. (mr/Adpim)

Editor Restu