5. Puncak Dominasi Kedua Superstar
Fakta menarik: sejak 2008, hanya tahun 2018 dan 2024 muncullah pemenang dari luar Messi–Ronaldo: Luka Modrić (2018) dan Vinícius Júnior (2024). Artinya, persaingan super ketat itu akhirnya ‘pecah’ di era baru.
6. Modrić: Diplomasi dan Kualitas
Kemenangan Luka Modrić (2018) bukan kebetulan. Gelar Ballon d’Or dan World Cup runner-up bersama Kroasia jadi faktor kuat, membuktikan nilai kolektif & pemimpin lapangan.
7. Bangkitnya Lewandowski
Robert Lewandowski tampil luar biasa di era pandemi, menyabet penghargaan The Best FIFA Men’s Player dua tahun berturut-turut (2020–2021) . Faktanya, ia mencatatkan poin tertinggi dalam voting, bukti konsistensi tajamnya di Bayern.
8. Vinícius Júnior: Wajah Baru Dunia
Baru saja pada 2024, Vinícius Júnior mengejutkan dunia dengan jadi pemenang pertama dari Brasil sejak Ronaldinho. Bintang Real Madrid ini memecahkan dominasi klasik Menjadi sinyal era bintang baru yang seimbang antara flair dan prestasi.
Dari Matthäus ke Vinícius, penghargaan FIFA menggambarkan tren sepak bola global: dominasi Eropa dan Brasil, kemudian era superstar Messi–Ronaldo, hingga munculnya wajah baru. (Berbagai Sumber/Aar)
Editor: Andi Akbar







