Marc Marquez Jelang MotoGP Belanda 2025: “Assen Bukan Trek Favorit Saya”
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Jelang seri ke-10 MotoGP 2025 di Sirkuit Assen, Belanda, pemuncak klasemen sementara Marc Marquez mengakui bahwa trek legendaris tersebut bukanlah tempat yang cocok untuk gaya balapnya. Meski begitu, sang juara dunia delapan kali tetap optimistis, terutama karena performa luar biasa dari motor Ducati dalam beberapa musim terakhir di sana.
Marquez, yang saat ini tengah berada di puncak performa bersama tim satelit Ducati, Gresini Racing, berharap bisa melanjutkan tren positifnya usai meraih kemenangan sensasional di MotoGP Italia di Mugello.
“Di atas kertas, Assen bukanlah salah satu trek yang paling cocok dengan gaya balap saya, tetapi Ducati sangat kuat di sini dalam beberapa edisi terakhir. Kami kembali bekerja, saya dalam kondisi yang sangat baik, dan kami harus memanfaatkan itu,” ujar Marquez dikutip dari Motosan.
Ducati Dominan di Assen
Kepercayaan Marquez terhadap motor Desmosedici memang beralasan. Dalam tiga musim terakhir, Francesco Bagnaia rider utama Ducati selalu merajai Sirkuit Assen dengan tiga kemenangan beruntun sejak 2022 hingga 2024. Satu kemenangan tambahan datang lebih jauh ke belakang, lewat Casey Stoner pada 2008.
Dominasi ini membuat Ducati kini mengoleksi empat kemenangan di MotoGP Belanda, menjadikan mereka salah satu pabrikan paling sukses di sirkuit yang dijuluki "The Cathedral of Speed" itu dalam era modern.
Sementara itu, Marc Marquez terakhir kali mencicipi manisnya podium tertinggi di Assen pada tahun 2018. Sejak saat itu, pembalap berjuluk The Baby Alien ini belum lagi mencetak kemenangan di trek yang dikenal teknikal dan mengalir itu.
“Kami meraih kemenangan besar di Mugello di hadapan tim Ducati dan pendukung Italia. Itu bukan sesuatu yang mudah, karena saya sudah lama tidak menang di Mugello. Sekarang kami mencoba mengulangnya di Assen,” tambah Marquez.
Persaingan Ketat dengan Bagnaia
Di sisi lain, Pecco Bagnaia tentu tak tinggal diam. Kegagalan di MotoGP Italia membuat sang juara dunia dua kali itu diprediksi akan tampil habis-habisan di Assen. Bagi Bagnaia, ini merupakan kesempatan kedua untuk merebut kembali momentum, terutama di trek yang selama tiga tahun terakhir jadi ‘kandang’ pribadinya.
Assen akan jadi salah satu titik penentu dalam perburuan gelar musim ini, mengingat selisih poin di klasemen semakin tipis antara Marquez, Bagnaia, dan pembalap lain seperti Jorge Martin dan Enea Bastianini. ( berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar