WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama Jay Idzes tengah menjadi sorotan dalam bursa transfer Serie A setelah Udinese resmi mundur dari negosiasi karena harga yang dipatok oleh Venezia dianggap terlalu tinggi. Bek tengah Timnas Indonesia itu memiliki nilai pasar mencapai 7,5 juta euro atau sekitar Rp141 miliar, menurut data situs Transfermarkt.
Angka ini jelas bukan main-main bahkan hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Jaka Bijol, bek Slovenia yang sebelumnya direkrut Udinese hanya seharga 4 juta euro dari CSKA Moskow pada 2022.
Lalu, apa yang membuat harga Jay Idzes melambung tinggi di bursa transfer Eropa? Berikut adalah lima alasannya:
1. Kontrak Panjang di Venezia
Jay Idzes masih terikat kontrak dengan Venezia hingga 2027. Kontrak jangka panjang ini memberi posisi tawar tinggi bagi klub. Mereka tak memiliki urgensi untuk menjual sang pemain dengan harga murah, kecuali ada tawaran yang benar-benar menggiurkan.
2. Performa Solid di Serie B
Idzes tampil konsisten sepanjang musim 2024/2025 di Serie B, membantu Venezia tampil kompetitif dan nyaris promosi ke Serie A. Dengan performa bertahan yang tangguh dan tingkat kesalahan yang rendah, ia menjadi pemain inti yang tak tergantikan di lini belakang.
3. Status sebagai Kapten Klub
Musim lalu, Idzes dipercaya menjadi kapten Venezia, meski usianya baru menginjak 25 tahun. Ini menunjukkan karakter kepemimpinan dan rasa percaya tinggi dari klub terhadapnya. Nilai kepemimpinan ini ikut menambah daya jualnya.
4. Versatilitas dan Gaya Bermain Modern
Jay Idzes bukan sekadar bek tengah tradisional. Ia dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, nyaman menguasai bola, dan mampu memulai serangan dari lini belakangciri khas bek tengah modern yang banyak dicari klub-klub top Eropa.

