WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Chelsea berhasil melibas wakil Afrika, Esperance de Tunis, dengan skor meyakinkan 3-0 di laga penentu grup D Club World Cup yang berlangsung di Philadelphia. Dominasi penuh digambarkan lewat penguasaan bola 75% dibanding tuan rumah yang cuma 25%, serta jumlah shots on target yang mencapai 5 berbanding 0 untuk Esperance. Statistik juga menunjukkan perlawanan cukup seimbang dalam soal pelanggaran: fouls 11-12.
Kerja Keras Terbayar di Babak Pertama
Laga yang berjalan lamban akhirnya ‘meledak’ di menit-menit injury time babak pertama. Terinspirasi dari situasi mati, Tosin Adarabioyo menyambar bola liar hasil free-kick Enzo Fernández, menghasilkan gol pembuka. Tak butuh waktu lama, hanya dua menit kemudian, Liam Delap mencetak gol pertamanya untuk Chelsea dengan sentuhan dingin dari dalam kotak penalti.
Delap On Fire!
Gol Delap jadi momen “on fire”-nya sang striker muda. Dia memanfaatkan assist Enzo Fernández dengan gerakan tajam, menggiring bola melewati defender, lalu menaklukkan kiper Esperance. Hasil? Gol kedua yang bikin Chelsea makin percaya diri.
Penutup Kemenangan Manis
Meski permainan relatif “macet” di babak kedua, Chelsea masih sempat menambah gol lewat Tyrique George di injury time. Skor akhir 3-0 berarti Chelsea lolos ke babak 16 besar, menampilkan performa yang cukup “clean sheet” di grup terakhir ini.







