Dinas PUPR Kalsel Bangun Intake Darurat, Jaga Suplai Air Banjarbakula

Pemasangan dilengkapi pompa dengan kapasitas sesuai izin, yaitu 150 liter per detik. Pembangunan saat ini sudah mencapai progres 50% dan ditargetkan rampung akhir Juli 2025.

“Kalau tidak ada kendala, Agustus nanti bisa mulai uji coba. Tapi karena ini intek darurat, pengoperasiannya hanya akan dilakukan bila intek utama terganggu,” tambahnya.

Anggaran untuk pembangunan intek darurat ini mencapai Rp1,8 miliar. Meskipun kualitas air dari irigasi tidak sebaik sumber utama di Karang Intan, keberadaan intek darurat ini diharapkan mampu menjaga suplai air tetap mengalir ke pelanggan saat kondisi darurat.

Dengan adanya sistem cadangan ini, BPAM Banjarbakula semakin siap menghadapi situasi darurat dan memastikan layanan air minum tetap berjalan meski dalam kondisi kritis.

“Kalau terjadi gangguan, setidaknya air tetap mengalir meski debitnya lebih kecil dan kualitas sedikit berbeda. Yang penting layanan ke masyarakat tidak terputus total,” tutup Angga. (MC Kalsel)

Editor Restu