WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Inter Milan sempat dibuat keder oleh Urawa Red Diamonds saat Ryoma Watanabe mencetak gol cepat di menit ke‑11, memanfaatkan transisi kilat lewat assist Takuro Kaneko. Stadion Lumen Field yang penuh sorak dari fans Jepang jadi saksi awal mimpi buruk Inter. Tapi anak-anak Nerazzurri terus menekan, dan tekanan itu akhirnya meledak di babak kedua.
Lautaro Martínez bikin magic di menit 78
Dominasi bola dan peluang yang terus digencarkan akhirnya terbayar di menit ke‑78. Lautaro Martínez dengan apik melakukan bicycle kick untuk menyamakan skor setelah menerima corner dari Nicolò Barella. Gaya gol ini langsung jadi highlight; netizen langsung bilang “GOALAZO” karena tendangan keren dan dramatis!
Valentin Carboni – comeback hero yang emosional
Drama belum selesai. Di injury time kedua (90’+2′), Valentin Carboni yang tengah bangkit dari cedera ligamen delapan bulan lalu menyambut bola rebound dari Esposito, dan melesakkan gol penentu kemenangan 2-1. Gol ini mencatat comeback manis buat Carboni, dan pelatih Cristian Chivu sampai memeluknya penuh haru karena perjuangan luar biasanya.
Implikasi di Grup E dan semangat lanjutan
Kemenangan dramatis ini membawa Inter Milan memuncaki klasemen Grup E dengan 4 poin, membuka peluang besar lanjut ke babak 16 besar untuk lawan River Plate selanjutnya. Sementara Urawa harus kembali ambil poin lawan Monterrey demi menjaga peluang tapi panasnya atmosfer dan aksi menegangkan ini jadi pelajaran besar buat mereka. (Berbagai sumber/Aar)

