WARTABANJAR.COM, KUALA KAPUAS – Warga Desa Bajuh, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, digegerkan oleh aksi nekat seorang pria berinisial A yang memanjat tiang listrik bertegangan tinggi milik PLN selama lebih dari 12 jam, mulai Jumat malam (13/6/2025) hingga Sabtu pagi (14/6/2025). Aksi tersebut berujung tragis setelah A memilih melompat sendiri dari atas tiang dan mengalami patah kaki.
Menurut keterangan warga, pria tersebut mulai memanjat tiang sejak malam hari tanpa alasan yang jelas. Aparat kepolisian, petugas damkar, aparat desa, dan warga setempat telah melakukan berbagai upaya persuasif sepanjang malam, namun A tetap bertahan di atas tiang hingga pagi menjelang.
“Akhirnya dia jatuh dan kakinya patah. Langsung kami evakuasi ke puskesmas,” ujar Lihin, salah seorang warga yang menjadi saksi mata.
Listrik Dipadamkan, Evakuasi Gagal, A Pilih Lompat
Sebagai tindakan pengamanan, aliran listrik dipadamkan sejak malam. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati, termasuk dengan menyemprotkan air dan asap untuk memancing A turun. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Meski petugas sudah menyiapkan tangga penyelamat, A justru memilih melompat sendiri dari atas tiang.
Bukan Warga Lokal, Diduga Pendulang Emas







