WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) memegang peran vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat desa, termasuk di Kecamatan Tebing Tinggi yang memiliki keragaman suku dan agama cukup tinggi.
Kecamatan yang terdiri dari 12 desa ini mencatat keberadaan lima agama dan dua suku utama, yakni Suku Dayak dan Suku Banjar.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Tebing Tinggi, Abdul Hadi, menyampaikan bahwa meskipun wilayah ini dihuni oleh masyarakat multiagama dan multietnis, hampir tidak pernah terjadi konflik antar kelompok.
“Di sini toleransinya kuat. Walaupun berbeda agama, tetap rukun. Harapan kami keakraban dan kedamaian ini terus terjalin,” ujarnya.
BACA JUGA:Jajaran Polsek Martapura Timur Bersihkan Saluran Air Desa Melayu Tengah
Pada hari ini, Rabu (18/6/2025), Kecamatan Tebing Tinggi menggelar acara Kerukunan Antar Suku dan Intra Suku Umat Beragama, Ras, dan Golongan.
“Kami menghadirkan Linmas dari seluruh desa karena mereka sangat berperan di masyarakat. Untuk mengisi acara ini, kami juga menghadirkan pihak kepolisian dan TNI,” tambahnya.
Abdul Hadi berharap ke depan Linmas bisa lebih aktif di tiap desa dan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah yang kaya akan keragaman ini.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







