Sungai Hantipan Kalteng Mengering! Warga Terisolasi, Transportasi Air Menuju Sampit Lumpuh Total

WARTABANJAR.COM, KOTIM – Surutnya air Sungai Hantipan kembali melumpuhkan aktivitas warga Desa Hantipan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Jalur air yang menghubungkan desa ini dengan kawasan luar seperti Sampit dan Mendawai kini tak bisa dilewati perahu motor.

Kondisi ini terjadi sejak Kamis (12/6/2025), di tengah puncak musim kemarau yang semakin memperparah penyusutan debit air di sungai tersebut. Warga mengeluhkan sulitnya akses transportasi air yang selama ini menjadi satu-satunya jalur vital keluar masuk desa.

Fenomena surutnya Sungai Hantipan bukan hal baru. Hampir setiap tahun, ketika musim kemarau tiba, air menyusut drastis hingga dasar sungai terlihat jelas di beberapa titik. Perahu motor—sarana utama warga—tidak bisa beroperasi, sebagian bahkan terpaksa berhenti total menunggu air kembali naik.

BACA JUGA:BREAKING NEWS Diduga Orang Tercebur ke Laut di Pelabuhan Trisakti

Sejumlah netizen turut menyuarakan keresahan mereka di media sosial:

“Bupati ke mana 😀”
“Ini dari dulu memang kayak gini terus sungainya…”
“Surut banar banyu di Tabukan tuh lah.”
“Kapan jua kah ada jalan darat? 😂”
“Perlu diviralkan ini, biar pemerintah dengar.”
“@katingan.update, tolong terus suarakan. 🙏🏻”

Warga berharap ada solusi jangka panjang, seperti pembangunan akses darat atau pengerukan sungai secara berkala, agar desa mereka tidak selalu terisolasi saat kemarau tiba.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad

Baca Juga :   VIRAL! Ular Piton Besar Muncul Saat Banjir di Gemuh Kendal, Mendadak Gigit Warga yang Mengevakuasinya

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca