“Setelah diteriaki maling, warga berdatangan. Adik saya kabarnya langsung menceburkan diri ke sungai. Tapi saat mencoba muncul ke permukaan, dia diserang dengan tombak. Lukanya cuma di dahi, di badan tidak ada,” beber Sumaidah lagi.
Hingga kini, motif sebenarnya belum diketahui secara pasti. Korban yang merupakan duda dan ayah dari seorang anak perempuan yang masih SMA itu langsung dimakamkan di kawasan Sungai Mesa setelah proses visum di RSUD Ulin Banjarmasin.
“Sabtu malam langsung kami makamkan,” ucap Sumaidah menutup kesaksian.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Banjarmasin Timur bersama Satreskrim Polresta Banjarmasin masih mendalami kasus ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat terkait dugaan pembunuhan tersebut. (Wartabanjar.com/iqnatius)
editor: nur muhammad







