WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di sektor ganda putra Indonesia Open 2025 harus pupus setelah pasangan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan di partai final.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/6), Sabar/Reza tampil cukup solid di awal pertandingan namun akhirnya menyerah dalam pertarungan dua gim langsung dengan skor 18-21, 17-21 dari pasangan Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae.
Meski gagal meraih gelar, pencapaian sebagai runner-up di turnamen level Super 1000 ini tetap menjadi catatan manis bagi Sabar/Reza. Ini merupakan final pertama mereka di ajang sebesar Indonesia Open, dan menunjukkan progres signifikan dalam performa mereka sepanjang tahun 2025.
“Kami sudah berusaha maksimal, tapi lawan bermain sangat rapat dan minim kesalahan. Terima kasih kepada penonton yang sudah mendukung kami sepanjang turnamen ini,” ujar Reza usai laga.
Sementara itu, kemenangan ini membuat pasangan Korea Selatan mencetak sejarah sebagai wakil Negeri Ginseng pertama yang menjuarai ganda putra Indonesia Open sejak 2008.
Dengan hasil ini, Sabar/Reza berhak atas hadiah uang tunai sebagai finalis serta tambahan poin penting untuk peringkat BWF mereka. PBSI juga menyatakan akan terus memberikan dukungan bagi pasangan ini dalam menatap turnamen-turnamen besar berikutnya, termasuk World Championships dan Asian Games. (andi)
Editor: Andi Akbar

