Miliki Badan Besar, Nunung Tak Dipercaya Orang-orang Kalau Ia Bilang Makan Sedikit
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Komedian senior Nunung yang sebelumnya dikabarkan menderita kanker payudara kini mengaku telah sembuh.
Dokter yang menanganinya mengatakan demikian.
Selain itu, dokter juga memastikan penyakit tersebut tidak memiliki risiko diturunkan kepada anak-anaknya.
Mengetahui ini, Nunung mengucap syukur.
Ia sebelumnya sempat takut kanker tersebut bisa menurun ke anak-anaknya.
"Alhamdulillah banget ya, saya bersyukur banget sudah bersih dan dokter kemarin bilang nggak ada risiko turunan. Kan takutnya kalau kanker itu yang ditakutin memang risiko ke keturunan bisa kena atau tidak," ujar Nunung, dikutip Minggu (8/6/2025) dari berbagai sumber.
Saat ditanya soal kondisi emosinya, Nunung mengaku masih mengalami gejolak meskipun sudah lebih bisa mengendalikan perasaannya.
Perubahan emosional itu, katanya, adalah bagian dari efek pengobatan yang pernah dijalaninya.
"Ya kalau emosi, biasanya juga sudah sepuh ya. Kalau kata anak sekarang itu baperan umur seperti sekarang. Minta perhatian terus, emosi masih ada sedikit tapi sudah bisa dikontrol, lega alhamdulillah," ucapnya.
BACA JUGA: Mabuk Tuak, Tiga Pemuda Banjarbaru Keroyok Teman Sendiri di Depan RS Idaman
Makan Sedikit Tak Ada yang Percaya
Selain itu, Nunung mengungkapkan bahwa porsi makanya terbilang sedikit, kontras dengan tubuhnya yang gemuk.
Ia juga mengungkap bahwa saat ini ia masih mengonsumsi obat-obatan yang diawasi dokter, terutama obat asam lambung dan pengontrol gula darah.
"Aku tuh kalau makan bisa dibilang sedikit, tapi orang pasti nggak percaya ya, soalnya badan saya segini gedenya. Mungkin itu karena pengaruh obat ya. Tapi kalau di umur segini saya makan banyak juga nggak mungkin. Jadi tahu diri saja deh," tuturnya sambil tersenyum.
Sebagai informasi, Nunung pertama kali didiagnosis menderita kanker payudara pada Februari 2023.
Awalnya ia mendapati ada benjolan kecil pada payudaranya.
Sejak saat itu, ia menjalani berbagai rangkaian pengobatan hingga akhirnya menjalani operasi. (yayu)
Editor: Yayu