WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus memperkuat komitmennya terhadap kemandirian pangan nasional. Hal ini diwujudkan melalui penanaman padi serentak dan pendistribusian 885 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Brigade Pangan di Lok Serapang, Kecamatan Pelaihari, Kamis (5/6/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, bersama jajaran Forkopimda, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Camat Pelaihari.
Dalam sambutannya, Bupati menyerahkan bantuan alsintan secara simbolis kepada petani sebagai langkah percepatan tanam, perluasan area pertanian, dan peningkatan hasil panen. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal.
“Kalau hasil panen kita meningkat signifikan, bukan tidak mungkin Presiden RI akan datang langsung ke Tanah Laut untuk panen raya di akhir tahun ini,” tegasnya.
Angka Produksi yang Menjanjikan
Plh Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perkebunan Tanah Laut, Al Jamaluddin Malik, menyampaikan bahwa luas baku sawah di Tanah Laut mencapai 27.119 hektare, dengan perkiraan luas tanam pada musim Oktober–Mei 2024/2025 sebesar 50.531 hektare.
Adapun estimasi luas panen mencapai 48.462 hektare dengan proyeksi produksi 145.386 ton gabah kering panen, setara 100.160 ton beras. Jumlah ini diyakini tak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal, tapi juga mendukung ketahanan pangan kabupaten lain di Kalimantan Selatan.
Rincian Bantuan Alsintan
Sebanyak 885 unit alsintan yang didistribusikan terdiri dari:
70 unit traktor roda empat
25 unit traktor roda dua bajak
163 unit traktor roda dua rotari







