“Warna biru oke juga. Kami sebelumnya sudah pernah coba lapangan merah dan abu-abu. Ini terasa baru, dan secara visual juga menarik,” ujarnya.
Tampil Profesional, Tapi Tetap Bawa Nama Indonesia
Turnamen ini merupakan penampilan perdana Jonatan sebagai pemain independen dalam level Super 1000. Meski tak lagi tergabung dalam pelatnas PBSI, ia menegaskan komitmennya tetap utuh untuk membawa nama bangsa.
“Status tidak di pelatnas tidak mengubah apa-apa. Saya tetap main untuk Indonesia, tetap membawa nama Merah Putih,” tegasnya.
Laga Selanjutnya: Jonatan vs Lee Cheuk Yiu
Di babak 16 besar, Jonatan akan menghadapi wakil Hong Kong Lee Cheuk Yiu, yang sebelumnya menang dramatis atas Koki Watanabe (Jepang) dengan skor 21-16, 7-21, 23-21. Laga ini diprediksi bakal berjalan sengit, mengingat Lee memiliki gaya bermain cepat yang bisa menguji konsistensi Jonatan.
Editor: Andi Akbar







