WARTABANJAR.COM, AL ULA- Kawasan Al Ula di Arab Saudi kini tengah viral sebagai salah satu destinasi wisata andalan kerajaan tersebut.
Tak hanya menawarkan pemandangan alam khas Timur Tengah, Al Ula juga menawarkan panorama lanskap yang beragam, di antaranya adalah tanaman Echium horridum yang muncul sebagai lambang ekosistem gurun yang mencolok.
Terkenal karena keindahannya yang unik dan khasiatnya yang berharga, tanaman ini mewujudkan keanekaragaman botani yang kaya dan tumbuh subur di lingkungan Al Ula yang unik.
Melansir Saudi Press Agency, Minggu (1/6/2025), tanaman ini dikenali dari bunganya yang lembut berbentuk lonceng berwarna merah muda dan daunnya yang ramping seperti beludru.
Hal ini menciptakan tampilan mencolok dan kontras yang jelas dengan latar belakangnya yang gersang, terutama saat bunganya mekar.
Bunga ini juga telah beradaptasi untuk tumbuh subur di berbagai jenis tanah dan sangat tangguh serta mampu bertahan terhadap kekeringan dan fluktuasi suhu.
Di luar daya tarik visualnya, Echium horridum telah lama dihargai karena kegunaan praktisnya.
BACA JUGA: SADIS! Santri dari Tabalong Disekap, Disetrum dan Dipukuli di Ponpes Gus Miftah, 13 Jadi Tersangka
Akarnya menghasilkan pewarna merah yang secara tradisional digunakan dalam masakan dan kosmetik, sementara minyak yang diekstrak dari bagian-bagiannya dimasukkan ke dalam produk perawatan kulit karena khasiat alaminya.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk melestarikan keanekaragaman hayati Al Ula, Komisi Kerajaan untuk Al Ula bekerja mendokumentasikan dan melindungi flora asli, seperti Echium horridum ini.

