Terpisah Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, juga mengapresiasi keterlibatan aktif pihak pesantren dalam menyukseskan program ini.
“Saya berharap kolam Bioflok ini dapat menjadi sarana edukasi dan pelatihan keterampilan bagi santri serta memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar.”
Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam hal mendorong kemandirian ekonomi melalui penguatan sektor strategis dalam negeri. Kolam bioflok di pesantren menjadi simbol inovasi yang memadukan pendidikan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Dengan adanya proyek ini, harapannya tidak hanya menciptakan sumber pangan lokal, tetapi juga mencetak pesantren yang produktif dan mandiri serta menjadi contoh pengembangan ekonomi komunitas yang berkelanjutan di wilayah Tanah Laut. (Gazali)
Editor Restu







