Kapolda Kalsel Resmikan Kolam Bioflok di Nurul Hijrah, Dukung Pesantren Mandiri
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pembangunan 20 kolam bioflok resmi dimulai di Pondok Pesantren Nurul Hijrah, Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (27/5).
Kolam bioflok ini diperuntukan budidaya ikan air tawar seperti gabus, nila, dan patin.
Peresmian ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, didampingi oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan.
Program ini menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan pangan dan membuka ruang bagi kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren, khususnya berbasis agroekonomi.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari langkah konkret Polri dalam mendukung pembangunan nasional, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga sosial dan ekonomi.
"Pembangunan kolam Bioflok merupakan bagian dari program strategis kepolisian dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Polri dalam sektor sosial-ekonomi,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Terpisah Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, juga mengapresiasi keterlibatan aktif pihak pesantren dalam menyukseskan program ini.
"Saya berharap kolam Bioflok ini dapat menjadi sarana edukasi dan pelatihan keterampilan bagi santri serta memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar.”
Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam hal mendorong kemandirian ekonomi melalui penguatan sektor strategis dalam negeri. Kolam bioflok di pesantren menjadi simbol inovasi yang memadukan pendidikan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Dengan adanya proyek ini, harapannya tidak hanya menciptakan sumber pangan lokal, tetapi juga mencetak pesantren yang produktif dan mandiri serta menjadi contoh pengembangan ekonomi komunitas yang berkelanjutan di wilayah Tanah Laut. (Gazali)
Editor Restu