Selain faktor distribusi, Edi Mangun juga menyebutkan bahwa lonjakan permintaan turut memperburuk situasi. Hal ini mengakibatkan stok di sejumlah SPBU cepat habis sebelum pengiriman berikutnya tiba.
Pertamina menyatakan tengah melakukan percepatan distribusi agar pasokan Pertamax kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Sementara itu, warga berharap kelangkaan ini tidak berlangsung lama karena Pertamax masih menjadi pilihan utama bagi pemilik kendaraan bermotor yang mengutamakan performa dan efisiensi.(Wartabanjar.com/kalimantanpunya.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







