“Kami dari dinas koperasi, usaha mikro dan tenaga kerja tidak memiliki fungsi pengawasan langsung. Namun kami siap berkoordinasi dengan dinas terkait agar pembinaan dan pengawasan UMKM di Banjarbaru bisa ditingkatkan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam menyelenggarakan pembinaan yang menyeluruh bagi seluruh pelaku UMKM.
Namun pihaknya akan terus berupaya mengoptimalkan komunikasi dan dukungan lintas sektor. (MCBJB)
Editor Restu

