WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Duka mendalam menyelimuti keluarga VP (19), korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh asisten rumah tangga (ART) berinisial HA (23) di rumahnya, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan. Setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk di bagian perut, VP mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa pagi (13/5/2025) pukul 05.00 Wita. Korban sebelumnya sempat dirawat pasca penusukan yang terjadi pada Minggu (11/5/2025). VP dikenal sebagai alumnus Pondok Pesantren Ar-Taqwa Kotabaru. Ia dimakamkan di pemakaman umum setempat, disaksikan oleh keluarga dan kerabat yang turut berduka. BACA JUGA:Dua Kakak Beradik Diserang ART Pakai Pisau di Tanah Bumbu! Polisi Ungkap Fakta Mengerikan Pelaku Diketahui Anak Buah Ayah Korban Pihak kepolisian mengungkapkan, pelaku berinisial HA merupakan orang kepercayaan ayah korban. Menurut Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, Aiptu Mihrab, motif sementara dari tindakan keji ini bukan karena alasan seksual seperti yang sempat beredar. “Motifnya tidak ada unsur pemerkosaan. Pelaku mengaku melakukan aksi itu karena merasa terganggu,” jelas Aiptu Mihrab saat dikonfirmasi. Pelaku Terancam Pasal Berat Sebelumnya, HA telah ditangkap di Desa Saring setelah sempat melarikan diri usai kejadian. Polisi telah menyita barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut. Pelaku dijerat dengan Pasal 80 Ayat (2) UU Perlindungan Anak serta Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan Berat, dengan ancaman hukuman maksimal penjara bertahun-tahun. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif lebih lanjut serta memastikan tidak ada keterlibatan pihak lain.(Wartabanjar.com/humaspolrestanahbumbu) editor: nur muhammad