Ia mengusulkan agar kegiatan semacam ini digelar rutin setiap tahun dan dilaksanakan bergiliran di desa-desa lain.
Acara berlangsung penuh kehangatan, dihadiri komunitas pelestari budaya, tokoh masyarakat, serta anak-anak muda yang antusias belajar dan berbagi pengetahuan budaya.
Semangat malam itu menjadi bukti bahwa meski zaman berubah, identitas budaya Banua tetap hidup dan diwariskan lintas generasi.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







