Penyebab kemarahan Hercules adalah pernyataan Gatot yang menyebut bahwa Hercules dulunya adalah bagian dari kelompok yang digunakan oleh militer untuk menghadapi massa rakyat saat reformasi 1998. Gatot menilai keberadaan kelompok seperti Hercules sebagai bentuk ancaman sipil bersenjata yang dimanfaatkan demi kepentingan tertentu pada masa lalu.
Hercules merasa tersinggung dan disudutkan dengan narasi tersebut. Menurutnya, Gatot tidak memahami sepenuhnya sejarah di lapangan, dan hanya membangun opini publik demi kepentingan politik pribadi. Ia menyebut Gatot terlalu banyak berbicara tanpa memahami konteks sebenarnya.
Hercules menegaskan bahwa dirinya tidak takut dengan Gatot, dan siap menghadapi langsung jika diperlukan. Ia juga mengingatkan agar nama baiknya tidak terus dibawa dalam narasi yang mengesankan seolah-olah dirinya adalah ancaman atau simbol kekerasan.
Pernyataan Hercules ini sontak menjadi sorotan publik, apalagi menjelang tahun politik yang memanas. Sampai saat ini, Gatot Nurmantyo belum memberikan tanggapan resmi atas tantangan terbuka tersebut. (vri/berbagai sumber)

