Volume Sampah Kota Banjarmasin Berkurang 20 Persen

“Sekarang jumlahnya menurun, hanya sekitar 5 DPS yang masih perlu penanganan lebih serius,” tambahnya.

Untuk menekan potensi penumpukan sampah, DLH mulai memetakan ulang pola pembuangan warga. Salah satunya dengan melacak asal kelurahan pembuang sampah ke masing-masing TPS.

Dengan data tersebut, DLH dapat mengarahkan warga agar membuang sampah ke TPS yang sesuai wilayahnya.

“Tujuannya agar tidak ada lagi TPS yang kelebihan kapasitas. Kami juga mendorong warga untuk memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan rumah pilah yang ada di tiap kelurahan,” jelas Marzuki.

DLH juga mengimbau masyarakat untuk membuang sampah sesuai jadwal dan tempat yang telah ditentukan guna memudahkan proses pengangkutan dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Percayalah, pemerintah serius dalam menangani persoalan sampah di Kota Banjarmasin,” kata Marzuki.

“Tapi kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota ini,” tandasnya. (Ramadan)

Editor Restu