WARTABANJAR.COM, TECOLUCA – El Salvador kini menjadi sorotan dunia dengan keberadaan Centro de Confinamiento del Terrorismo (CECOT), penjara super maksimum yang dirancang khusus untuk menampung anggota geng paling berbahaya seperti Mara Salvatrucha (MS-13) dan Barrio 18. Terletak di Tecoluca, sekitar 70 km dari ibu kota San Salvador, fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 40.000 narapidana dan dikenal sebagai penjara terbesar di Amerika Latin.
CECOT dibangun pada tahun 2023 sebagai bagian dari strategi Presiden Nayib Bukele dalam memberantas kejahatan geng yang telah lama menghantui negara tersebut. Penjara ini dilengkapi dengan delapan paviliun besar, 19 menara pengawas, dan sistem keamanan berlapis termasuk dinding ganda setinggi 9 meter dengan kawat berduri serta pagar listrik. Setiap sel dapat menampung hingga 70 tahanan dengan fasilitas minim, seperti tempat tidur beton tanpa kasur dan penerangan 24 jam nonstop.
BACA JUGA:MENCEKAM! Blackout Massal Luluhlantakkan Spanyol dan Portugal, Dugaan Serangan Siber Menguat
Meskipun langkah ini berhasil menurunkan tingkat kejahatan secara signifikan, berbagai organisasi hak asasi manusia mengkritik kondisi di dalam CECOT. Laporan menyebutkan adanya pelanggaran HAM, termasuk penahanan tanpa proses hukum yang jelas, isolasi berkepanjangan, dan minimnya akses terhadap bantuan hukum.







