VIDEO – Teror Buaya di Perairan Batakan-Tanjungdewa Akhirnya Berakhir!

Sebelumnya, berdasarkan catatan yang dihimpun hingga Selasa (8/4/2025), serangkaian insiden serangan buaya telah terjadi di kawasan Batakan-Tanjungdewa. Peristiwa pertama terjadi pada 28 Maret 2024, dengan korban bernama Saharuddin, warga Kecamatan Masalembu, Jawa Timur. Pria berusia 34 tahun ini mengalami luka parah di bagian pangkal paha setelah disambar buaya saat buang air besar di atas kapalnya yang bersandar di sungai.

Insiden kedua berlangsung pada 28 Februari 2025. Agus Suyanto, yang dikenal juga dengan sebutan Agus Botak, warga RT 16 Dusun 5 Desa Batakan, diserang buaya saat mencari udang kecil di pesisir Pantai Batakan Lama. Akibatnya, pria berusia 50 tahun ini mengalami luka serius di bawah mata kakinya.

Terakhir, pada 6 April 2025, Sugianor (49), warga RT 15 Batakan, menjadi korban buaya di Sungai Batakan-Tanjungdewa. Ia mengalami luka gigitan di beberapa bagian tubuhnya.

Sebagai respons atas kejadian-kejadian tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan segera melakukan pemasangan perangkap di lokasi kejadian. Pada insiden pertama, metode serupa pernah dicoba, termasuk menggunakan pancing berumpan ayam, namun saat itu belum membuahkan hasil.

Kini, keberhasilan penangkapan ini diharapkan dapat mengakhiri teror buaya yang telah lama menghantui warga Batakan dan Tanjungdewa.(vri/berbagai sumber)

#buaya #pantaibatakan #tanahlaut #wartabanjar