Pihak sekolah merasa kecewa karena nama baik sekolah ikut tercemar oleh kasus ini dan berencana menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya untuk membahas langkah-langkah selanjutnya.
Reaksi netizen pun langsung membanjiri kolom komentar, di antaranya:
“Kan guru agama tau caranya untuk sholat taubat, pasti lah di ampuni”
“Sanksi sosial lebih berat”
“Laporkan bu”
“Ko ga digebukin??”(Wartabanjar.com/folkkalteng/dayaknews/redaksiborneonews/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






