Heboh di Malaysia! KL City FC Incar Dua Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Liga Super 2025
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Kabar mengejutkan datang dari Liga Super Malaysia. Klub besar asal ibu kota, Kuala Lumpur City FC (KL City), dikabarkan tengah memburu dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia untuk memperkuat skuad mereka menghadapi musim 2025.
Dilansir dari Harian Metro, media ternama Malaysia, kedua pemain ini dianggap memiliki kualitas tinggi dan pengalaman internasional yang dibutuhkan KL City untuk bersaing di kompetisi domestik.
"Dua bintang skuad tim nasional Indonesia kini diketahui masuk radar KL City untuk memperkuat tantangan tim menjelang Liga Malaysia musim depan," tulis Harian Metro.
Identitas Masih Dirahasiakan, Negosiasi Sedang Berlangsung
Meski belum disebutkan nama-namanya, sumber internal klub mengonfirmasi bahwa proses negosiasi tengah berlangsung. Agen dari kedua pemain telah ditunjuk dan siap membawa mereka ke Kuala Lumpur jika kesepakatan tercapai.
"Negosiasi untuk mendapatkan pemain tersebut sedang berlangsung karena agen yang ditunjuk siap membawa pemain tersebut ke KL City," lanjut Harian Metro.
Kedua pemain tersebut disebut memiliki darah campuran dan kualitas yang di atas rata-rata. Mereka diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan kepada KL City, terutama setelah klub ini pernah menjadi runner-up Piala AFC 2022.
Faktor Komersial Jadi Alasan Tambahan Rekrutmen
Selain alasan teknis, kehadiran dua pemain Timnas Indonesia juga dipandang sebagai strategi komersial yang cerdas. KL City berharap kehadiran mereka dapat menarik perhatian warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di wilayah Lembah Klang, termasuk Kuala Lumpur.
"Di Kuala Lumpur, ada banyak pendukung Indonesia yang bekerja dan mencari nafkah. Kehadiran pemain Timnas Indonesia dapat meningkatkan jumlah penonton di stadion," ujar sumber Harian Metro.
Tidak hanya itu, klub juga menargetkan peningkatan penjualan merchandise seperti jersei dan pernak-pernik tim dari fans Indonesia. Ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi penurunan jumlah penonton yang saat ini menjadi tantangan utama Liga Super Malaysia.(Wartabanjar.com/bolasport/berbagai sumber)
editor: nur muhammad