Terima Kunjungan dan Beri Arahan Peserta Sespimmen Polri, Jokowi Dinilai Masih Ingin Tunjukkan Pengaruh

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pertemuan dibalut silaturahmi antara
mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan peserta didik Sespimmen Polri di Solo menuai pro kontra.

Terlebih, pertemuan itu kabarnya diisi pula dengan pengarahan oleh Jokowi

Timbul pertanyaan, benarkah Jokowi belum selesai?

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, dilansir Inilah.com menilai silaturahmi itu justru memantulkan citra Jokowi sebagai sosok yang masih ingin terlibat dalam pengelolaan kekuasaan.

Baca juga: TOK! KPU Kalsel Tetapkan Lisa-Wartono Raih Suara Terbanyak PSU Banjarbaru, Selisih 4,31% dari Kotak Kosong

Bahkan, menurutnya, pertemuan tersebut bisa memperkuat persepsi adanya loyalitas ganda di tubuh Polri—antara Jokowi dan Presiden Prabowo.

“Sikap para pejabat negara (Sespimmen Polri) dan Jokowi sama-sama tidak menghargai Prabowo sebagai Presiden,” ucap Efriza.

Ia pun menyebut pertemuan itu bisa dianggap sebagai bukti keberadaan “partai cokelat” (parcok), di mana sejumlah perwira Polri justru datang untuk meminta arahan kepada mantan presiden.

Isu pengaruh Jokowi yang tak kunjung redup kini memantik perdebatan: Apakah ini bentuk legacy yang masih dihormati? Atau sinyal bahwa Prabowo belum sepenuhnya memegang kendali? (Berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi

Baca Juga :   Rumah Presiden Putin Diserang Drone! Rusia Tuduh Ukraina, Zelensky Membantah, Trump Murka

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca