“Keduanya sama-sama terluka, tapi kondisi B yang paling parah. Darah mengucur deras,” tambah Saipulah.
Warga lain bernama Aiman juga membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kedua pria yang terlibat merupakan preman penjaga parkir liar yang sering terlihat di sekitar kawasan Basirih.
“Saya kaget waktu lihat salah satu dari mereka lari ke arah sini sambil berdarah-darah. Katanya mereka sering jaga parkir di sini,” ucap Aiman.
Petugas medis dan aparat kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit terdekat. Saat ini, keduanya menjalani perawatan intensif.
Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam atas peristiwa ini. Dugaan sementara, pertikaian tersebut dipicu oleh konflik perebutan wilayah kekuasaan parkir liar yang selama ini menjadi ladang premanisme.(Wartabanjar.com/Iqnatius Aprianus)
editor: nur muhammad







