Tragedi Subuh di Gresik: Ahmad Tewas Tersambar KA Pandalungan saat Periksa Tambak

“Jenazah langsung kami evakuasi dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” ujar AKP Hendrawan.

KA Pandalungan yang melaju dari arah barat menuju timur diketahui dikemudikan oleh masinis Raden Putra Widhi Christanto, dengan asisten masinis Galih Himawan Putranto serta KDRP Febryan.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial, di mana warganet turut menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Warga sekitar berharap agar perlintasan tersebut dilengkapi sistem pengaman yang lebih baik untuk mencegah insiden serupa di kemudian hari.(Wartabanjar.com/nixnews.id)

editor: nur muhammad