Mereka menegaskan bahwa pemerintah saat ini menyerang siapa saja yang bukan bagian dari elite 1%, veteran, anak-anak, lansia, petani, imigran, transgender, hingga lawan politik. Semua demi memperkuat kendali dan memperkaya segelintir orang.
Sebagian besar aksi berjalan damai. Namun ketegangan tetap tinggi. Di Lafayette, Indiana, seorang pria mengacungkan senjata setelah terlibat cekcok dengan demonstran. Polisi mengatakan ia awalnya mencoba melewati kerumunan sebelum mengambil senjata dari kendaraannya.
Amerika gelap bukan hanya soal kebijakan atau kekuasaan. Ini tentang rasa takut yang merayap di antara rakyat yang dulu percaya pada kekuatan konstitusi dan sistem demokrasi. Ini tentang negara yang seolah berpaling dari rakyatnya, membiarkan segelintir elit menentukan arah masa depan jutaan orang.
Lewat aksi āHands Off!ā, rakyat mengirimkan pesan: bahwa mereka masih di sini, bahwa mereka belum menyerah, dan bahwa mereka akan terus melawan. Bagi jutaan warga yang turun ke jalan hari itu, harapan masih menyala, walau redup di tengah Amerika yang gelap. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi