GAWAT! Rupiah Anjlok ke Level Psikologis Rp17.000, Imbas Perang Dagang AS vs Dunia

“Ketegangan perang dagang saat ini bisa kembali menyeret rupiah ke zona lemah. Dalam waktu dekat, ada kemungkinan rupiah dibuka di kisaran Rp16.900 hingga Rp17.000,” ungkapnya.

Kondisi kian memburuk setelah Tiongkok mengumumkan balasan terhadap kebijakan tarif AS. Negeri Tirai Bambu itu akan mengenakan tarif tambahan sebesar 34% terhadap seluruh produk asal Amerika dan memperketat ekspor komoditas strategis seperti samarium, gadolinium, terbium, diprosium, lutetium, scandium, dan itrium—material penting dalam industri teknologi dan pertahanan.

Apa Itu NDF dan Mengapa Penting?

Di tengah ketidakpastian global ini, kontrak NDF menjadi alat utama untuk membaca arah pergerakan rupiah.

Non-deliverable forward (NDF) adalah kontrak derivatif keuangan antara dua pihak yang menyepakati selisih nilai tukar di masa depan tanpa pertukaran fisik mata uang. NDF digunakan sebagai strategi lindung nilai (hedging) oleh korporasi multinasional, namun juga kerap dipakai spekulan untuk meraup keuntungan dari volatilitas mata uang di negara berkembang.

Dengan ketegangan dagang yang masih membara dan sentimen pasar yang rapuh, nasib rupiah ke depan masih dibayangi ketidakpastian. Pemerintah dan pelaku usaha dituntut ekstra waspada dalam merespons dinamika global yang terus berubah cepat.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)

editor: nur muhammad