WARTABANJAR.COM – PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya rela bekerja mengatasi gangguan hubung singkat (trip) pada jaringan transmisi listrik jalur 1 Buntok-Muara Teweh saat libur Lebaran/Idul Fitri.
Gangguan hujan deras disertai petir dan angin kencang sedang melanda wilayah Muara Teweh dan Buntok pada pukul 02.22 WIB.
Diketahui penyebab gangguan dikarenakan benda asing yang menimpa jaringan transmisi tersebut.
Baca Juga
Satu Orang Terkena Luka Bakar di Kebakaran Gang Delima
Manager PLN UPT Palangkaraya, Bayu Putra Andrianto menjelaskan gangguan tersebut tidak menyebabkan padam ke pelanggan karena beban penyaluran langsung dialihkan ke jalur 2 Buntok-Muara Teweh.
“Tapi kami tetap segera melakukan perbaikan untuk memastikan keandalan jaringan dapat terjaga, karena jalur yang terganggu tersebut merupakan backup untuk jalur yang beroperasi” jelas Bayu.
Sehingga tim pemeliharaan yang terdiri dari UPT Palangkaraya, ULTG (Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk) Muara Teweh, ULTG Palangkaraya, ULTG Pangkalan Bun dan tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) UPT Banjarbaru langsung bergerak cepat menuju lokasi terdampak di sekitar Tower 40 (T.40) yang harus menempuh waktu perjalanan selama 3 (tiga) jam.
“Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah, karena medan dan cuaca yang tak bersahabat yang harus para pejuang tersebut terobos di tengah dinginnya malam” ungkap Bayu.
Tiba di lokasi, Bayu menceritakan timnya menemukan bahwa besi penyangga isolator (traves) pada fasa S dan T mengalami pembengkokan akibat tertimpa pohon kering besar yang tumbang.

