“Alhamdulillah, kadang-kadang ramai pembelinya,” katanya sambil tersenyum.
Selain ketupat, Mizan juga menjual lontong sebagai alternatif bagi pelanggan yang ingin variasi lain sebab banyak juga yang mencarinya.
“Banyak yang cari lontong juga, jadi saya sediakan,” ungkapnya.
Menjelang Lebaran, permintaan ketupat dan lontong biasanya meningkat tajam sehingga ia harus bekerja lebih keras untuk memenuhi pesanan pelanggan.
“Kalau sudah dekat hari H, harus lebih cepat buatnya, biar nggak kehabisan stok,” tuturnya.
Ia berharap usahanya terus berkembang dan semakin dikenal banyak orang.
Menurutnya, usaha ketupat ini bukan hanya soal mencari rezeki, tetapi juga bagian dari tradisi turun-temurun yang selalu hadir saat Lebaran. (Ramadan)
Editor: Yayu







