WARTABANJAR.COM, BLITAR – Puluhan kilogram bahan peledak yang mampu hancurkan markas Polres disita dari sembilan orang di Blitar, Jawa Timur.
Kapolres Blitar, AKBP Titus Yudho Uly, mengatakan bahan peledak yang disita mencapai 96 kilogram.
Bahan peledak itu diamankan dari dua kecamatan di Kabupaten Blitar, yaitu Kecamatan Srengat dan Kecamatan Ponggok.
“Sembilan orang tersangka berhasil diamankan, empat di antaranya masih di bawah umur. Mereka meracik bahan peledak tersebut belajar dari YouTube,” katanya.
Bahan peledak tersebut, rencananya akan diolah menjadi petasan untuk diedarkan pada malam lebaran.
Dia mengatakan, ada kasus ledakan petasan tahun lalu. Gara-gara bahan peledak meledak, sebuah rumah rata dengan tanah dan tiga orang tewas.
“Jumlahnya 96 kg bubuk mesiu, cukup besar ini, kalau diledakkan bisa menghancurkan gedung ini, bisa rata dengan tanah,” kata Kapolres. (Erna Djedi)