https://youtube.com/shorts/yZW9uqU-ugo   WARTABANJAR.COM, SURABAYA – Masih ingat dua pemuda asal Banyuwangi, Dwian Rahardi Pamungkas dan Kholili Anam, yang hendak pergi ke Mekkah menggunakan perahu rakitan dari galon bekas. Aksi mereka itu pun kemudian viral di media sosial, saat video keduanya menggelar doa bersama dan memotong tumpeng sebelum berlayar menggunaka perahu galon. Mereka sempat melewati Selat Bali, kemudian Selat Madura. Lalu mengubah rute dari pantai selatan ke pantai utara karena ombaknya cukup ganas. Aksi kedua pemuda itu pun ramai mendapat komentar dari netizen yang meragukan keduanya sanggup ke Makkah. Setelah tidak ada lagi kabarnya, baru-baru ini beredar video yang direkam sejumlah bocah. Bocah itu merekam sebuah benda yang teronggok di dekat Jembatan Suramadu. Dalam video yang dilihat wartabanjar.com dibagikan akun @lambe_turah dibagikan Minggu (30/3/2025), terdengar seorang bocah pria merekam perairan laut dekat Jembatan Suramadu. Semula bocah itu menyebut melihat hiu. Sambil kamera menyorot ke sesuatu yang berada di perairan berjaran sekitar 100 meter dari bocah itu berdiri. Sejurus kemudian, kamera diarahkan ke bebatuan yang jaraknya paling sekitar 10-15 meter dari para bocah itu berdiri. Ternyata di situ teronggok sebuah benda berupa susunan galon. Bocah-bocah itu menggunakan bahasa setempat dengan nada bercanda yang kira-kira artinya, penumpang sedang di hotel dan perahunya diparkir di tempat itu. Belum diketahui persis apakah perahu galon yang ditemukan bocah-bocah itu memang yag dipakai dua pemuda asal Banyuwangi yang hendak ke Makkah. (Erna Djedi) #naikgalon #mekkah #banyuwangi #wartabanjar