ABK MV Amphitrite Tewas Terjepit Jangkar di Perairan Taboneo, Berlayar dari Balikpapan Menuju Singapura

Dalam musibah ini, dua korban diketahui berkewarganegaraan Filipina.

“Untuk yang selamat atas nama Gollayan Romulo Jr, sedangkan yang meninggal dunia atas nama Popera Junry Madelo,” lanjut Sudayana.

Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalimantan Selatan, Lanal Banjarmasin, dan KSOP Banjarmasin menuju lokasi menggunakan KN SAR Laksmana 241.

Pada saat tiba di kapal MV Amphitrite Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan briefing untuk merencanakan operasi SAR yang efektif dan efisien.

Pada hari kedua Operasi SAR, 12 Maret 2025, pukul 15.15 WITA, akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban yang terjepit di lubang jangkar kapal MV Amphitrite.

Korban kemudian dibawa oleh KN SAR Laksmana 241 Kantor SAR Banjarmasin Menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Ulin Banjarmasin.

“Operasi ini menunjukkan kerja sama yang solid antara berbagai unsur SAR untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi dengan cepat dan tepat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menangani insiden ini,” tutup I Putu Sudayana. (Erna Djedi)