BACA JUGA: Disdik Kota Banjarmasin Umumkan Libur Diperpanjang, Masuk Sekolah 9 April
Ketua Bappedalitbang: Angka Kemiskinan di Kabupaten Banjar Terus Menurun

Salah satu faktor utama pendorong penurunan kemiskinan adalah berbagai kebijakan yang telah diterapkan, termasuk program bantuan sosial, pemberdayaan usaha mikro, serta peningkatan infrastruktur di daerah-daerah yang masih tertinggal.
Selain itu, sambungnya, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan juga berkontribusi mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Banjar.
“Pemerintah daerah juga menetapkan garis kemiskinan sebesar Rp 589.165 per kapita per bulan, sebagai tolok ukur kondisi kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Meskipun angka kemiskinan terus menurun, ia menegaskan bahwa tantangan ke depannya masih ada.
Masih banyak masyarakat yang perlu diberdayakan agar dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.
Ia berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan ini, angka kemiskinan di Kabupaten Banjar dapat terus ditekan, sehingga masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, guna mencapai Kabupaten Banjar yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (mc banjar)
Editor: Yayu






