Tradisi yang seharusnya menjadi hiburan khas Ramadan ini kini berubah menjadi aksi yang berpotensi membahayakan keselamatan para pelakunya. Masyarakat, terutama para orang tua, diimbau untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan yang bisa berujung bentrokan atau cedera.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian maupun Satpol PP setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Masyarakat berharap aparat segera mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak semakin meluas.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







