Dijelaskannya, anggota Emergency Limaratus sekitar 100-an orang disebar untuk membantu mengatur lalu lintas dan mengarahkan jemaah, serta membagikan makanan gratis.
Selain itu, imbuh Mulyadi, posko Emergency Limaratus juga melayani jemaah haul Guru Zuhdi yang memerlukan informasi dan kesehatan.
“Pos informasi itu yang pasti untuk orang sesat di Jalan, kehilangan barang, mungkin bisa sampaikan posko di sini serta ada juga layanan kesehatan yang tersedia,” kata Mulyadi.
Ia mengungkapkan, untuk memberikan informasi selalin melalui pengeras suara, pihaknya juga memanfaatkan alat radio komunikasi.
“Berhubung kami anggota ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) pada posko Emergency Limaratus ini rata-rata orang radio, jadi akan dimanfaatkan untuk membantu tugas-tugas kami di lapangan terutama saat haul,” tutupnya. (Riska)
Editor: Erna Djedi







