“Berdasarkan hasil data dan pantauan tahun sebelumnya maka ditahun 2025 ini ada beberapa sekolah yang akan diprioritaskan dan diperbaiki dengan menggunakan dan memaksimalkan anggaran yang ada akan segera dilakukan meskipun masih belum bisa menjangkau seluruhnya,” katanya.
Aris juga mengatakan sekolah yang menjadi prioritas bukan hanya dikota saja tetapi juga diujung kabupaten Barito Kuala seperti Desa Kuala Lupak dan Muara Pulau.
Kondisi yang memperihatinkan itu menurutnya juga merupakan penyumbang data terbesar Angka Tidak Sekolah (ATS).
Kadisdik Batola Aris ungkapkan kondisi memperihatinkan itu meliputi kerusakan sarana dan prasarana yang cukup merata hampir semua sekolah yang dikunjungi seperti keadaan toilet dan halaman sekolah, terlebih saat ini katanya tingginya curah hujan menyebabkan terendamnya sejumlah sekolah di kawasan kecamatan Jejangkit dan Mandastana. (Erna Djedi/hms)







