Fakta-fakta Kematian Kim Sae Ron: Polisi Sebut Ada Tindakan Ekstrem, Kesulitan Keuangan Hingga Depresi Berat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Polisi mengungkap hasil penyelidikan sementara terkait kematian aktris Kim Sae Ron hingga fakta depresi yang dialami bintang drakor Bloodhounds ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kim Sae Ron ditemukan tak bernyawa lagi pada Minggu (16/2/2025) sore sekitar pukul 16.54 waktu setempat di rumahnya di Seongsu-dong, Seongdong-gu, Seoul, Korea Selatan.
Seorang temannya yang memiliki janji bertemu dengannya mengunjungi rumahnya lalu menemukan jasadnya, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Diduga Lakukan Tindakan Ekstrem
Pada Senin (17/2/2025), menurut liputan media setempat, seorang pejabat polisi menanggapi pertanyaan tentang penyelidikan kematian Kim Sae Ron mengatakan pihaknya yakin mantan aktris cilik ini telah membuat pilihan ekstrem yang berujung pada kematiannya.
"Kami akan melanjutkan penyelidikan ke arah ini," kata polisi tersebut.
Petugas polisi itu menambahkan tidak ada ditemukan surat wasiat dan tidak ada juga yang istimewa tentang penyelidikan ini.
Polisi juga menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengungkapkan apakah otopsi mendiang akan dilakukan atau tidak, mengingat keluarganya sedang berduka.
Alami Depresi dan Kesulitan Keuangan
Kim Sae Ron yang meninggal dunia pada usia 25 tahun, dikatakan telah berjuang melawan depresi berat dan kesulitan keuangan, membuatnya mengalami kesedihan mendalam.
Kim Sae Ron menghentikan karirnya setelah mengalami kecelakaan saat mengemudi dalam keadaan mabuk pada bulan Mei 2022.
Dia kemudian mencoba kembali melalui drama Dongchimi setelah hiatus selama dua tahun, namun hal itu memicu kontroversi dari masyarakat yang tak menyetujuinya.
Karenanya, ia menarik diri dari proyek tersebut satu hari kemudian, dengan alasan masalah kesehatan.
Melansir Allkpop, Senin (17/2/2025), sebuah media melaporkan, mengutip orang dekat mendiang yang mengatakan bahwa Kim Sae Ron menderita depresi berat saat mempersiapkan drama tersebut.
"Selama latihan, ia terlihat pucat dan kesehatannya memburuk. Akhirnya, setelah berdiskusi dengan tim produksi, dia memutuskan untuk meninggalkan proyek itu,” katanya.
Selain itu, Kim Sae Ron juga dikatakan mengalami kesulitan keuangan yang ekstrem.
Setelah kecelakaan saat mengemudi dalam keadaan mabuk pada tahun 2022, di mana ia menabrak pagar pembatas dan trafo, ia didenda besar dan menangguhkan aktivitas aktingnya.
Dia membayar biaya penyelesaian kepada mereka yang terkena dampak kecelakaan itu dan juga menanggung biaya kerusakan tambahan.
Selama proses ini, ia berpisah dengan mantan agensinya, GoldMedalist.
Agensi tersebut menghitung biaya penalti dan menagihnya ke Kim, lalu ia dilaporkan kesulitan untuk melunasi utangnya.
Sebagai akibat dari kesulitan keuangannya, Kim Sae Ron dilaporkan bekerja paruh waktu, termasuk di sebuah kafe dan mengajar calon aktor, untuk melunasi biaya penalti tersebut.
BACA JUGA: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Banjarmasin, Banjarbaru dan Pesisir Kalsel
Namun, terlepas dari usahanya, ia tidak dapat melunasi jumlah yang besar tersebut, dan depresinya semakin parah karena tekanan keuangan yang terus berlanjut.
Menurut orang kepercayaannya, depresi Kim Sae Ron menjadi sangat parah sehingga orang-orang di sekitarnya sangat khawatir.
Walau begitu, ia memiliki keinginan kuat untuk kembali berkarir dan secara sukarela mencari pengobatan untuk depresinya.
Namun, opini publik tetap negatif, sehingga sulit baginya untuk sembuh dari rasa sakitnya dengan cepat.
Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Seoul Asan Medical Center mulai 17 Februari, dan pemakaman dijadwalkan pada Rabu (19/2/2025) pagi. (yayu)
Editor: Yayu