Selain itu, program dukungan manajemen juga tetap dialokasikan untuk gaji pegawai, serta pengelolaan perkantoran guna menjamin keberlanjutan operasional, termasuk pemeliharaan jaringan listrik dan perangkat penunjang lainnya.
“Keberlanjutan layanan informasi cuaca, gempa bumi, dan tsunami pun tetap menjadi prioritas utama BMKG,” tegas Dwikorita.
Dirinya juga menekankan bahwa beberapa kegiatan strategis seperti pengelolaan gempa bumi dan tsunami serta layanan informasi iklim terapan tetap dipertahankan.
“Program Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Sekolah Lapang Gempa Bumi, dan Sekolah Lapang Iklim tetap kami pertahankan,” katanya.
Dengan adanya efisiensi ini, BMKG tetap dapat menjalankan tugasnya dalam memberikan layanan informasi cuaca dan kebencanaan secara optimal kepada masyarakat.(atoe/ip)
Editor Restu







